Kalurahan Cerme Gelar Rembuk Stunting Tahun 2025, Bahas Evaluasi dan Perencanaan Penanganan Stunting.
Kalurahan Cerme Gelar Rembuk Stunting Tahun 2025, Bahas Evaluasi dan Perencanaan Penanganan Stunting.
Cerme, 27 Mei 2025 – Pemerintah Kalurahan Cerme menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Kalurahan yang bertempat di ruang rapat Kalurahan Cerme. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting secara konvergen, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Acara dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya perwakilan dari Panewu Kapanewon Panjatan yang diwakili oleh Bapak Ramto Hidayat, Lurah Cerme Bapak Suroto yang memberikan sambutan pembuka, serta Ketua BPK Kalurahan Cerme Bapak Sutriyadi.
Materi pertama disampaikan oleh Hendri Sulistya, Pendamping Lokal Desa, yang menjelaskan tentang dasar hukum konvergensi stunting serta alur pelaksanaan Rembuk Stunting di tingkat kalurahan. Materi kedua disampaikan oleh perwakilan dari Puskesmas Panjatan I, Ibu Luvita Rochim, yang memaparkan berbagai bentuk intervensi spesifik dan sensitif dalam penanganan serta pencegahan stunting.
Dalam sesi berikutnya, Kader KPM menyampaikan hasil pendataan stunting yang telah dilakukan di wilayah Kalurahan Cerme, sebagai dasar pengambilan kebijakan dan usulan program. Selanjutnya, Bapak Kamituo menyampaikan laporan serta evaluasi pelaksanaan kegiatan penanganan stunting selama tahun 2024.
Sebagai bagian dari tahapan musyawarah, dilakukan pula penyusunan dan penjaringan usulan kegiatan penanganan stunting yang akan dianggarkan dalam APBKal tahun 2026. Dalam forum tersebut juga diputuskan dua orang kader, masing-masing dari unsur Kader PAUD dan Kader Posyandu, untuk menjadi delegasi Kalurahan Cerme dalam Musyawarah RKPKal Reguler Tahun 2026.
Melalui kegiatan Rembuk Stunting ini, Kalurahan Cerme menunjukkan keseriusan dan sinergi lintas sektor dalam upaya menekan angka stunting di wilayahnya. Diharapkan hasil dari rembuk ini dapat menjadi pijakan dalam menyusun program yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

Komentar
Posting Komentar