Penguatan Peran Bamuskal, Kalurahan Gotakan Gelar Peningkatan Kapasitas untuk Wujudkan Pemerintahan Partisipatif
Penguatan Peran Bamuskal, Kalurahan Gotakan Gelar Peningkatan Kapasitas untuk Wujudkan Pemerintahan Partisipatif
Gotakan, 20 Mei 2026 — Kalurahan Gotakan menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal) di Aula Kantor Kalurahan Gotakan dengan diikuti Ketua dan anggota Bamuskal serta unsur Pemerintah Kalurahan Gotakan. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman, kemampuan, dan kapasitas kelembagaan Bamuskal dalam menjalankan tugas dan fungsi pemerintahan kalurahan secara optimal.
Acara dibuka dengan sambutan Lurah Gotakan, Raden Redy Hartanto, yang menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah kalurahan dan Bamuskal dalam mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, Bamuskal memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah kalurahan dalam menjaga transparansi, menyerap aspirasi masyarakat, dan mengawal jalannya pembangunan di kalurahan.
“Bamuskal memiliki fungsi penting dalam mewujudkan pemerintahan kalurahan yang baik dan partisipatif. Dengan adanya peningkatan kapasitas ini, diharapkan seluruh anggota Bamuskal semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Raden Redy Hartanto.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bamuskal Kalurahan Gotakan, Tuwon Esmarjanto, beserta seluruh anggota Bamuskal. Dalam kesempatan itu, Tuwon Esmarjanto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kalurahan Gotakan dan para pendamping desa yang telah memberikan pembinaan dan penguatan kapasitas kepada anggota Bamuskal.
Menurutnya, kegiatan peningkatan kapasitas sangat penting untuk menambah wawasan anggota Bamuskal terkait regulasi, tugas kelembagaan, serta peran dalam musyawarah dan pengawasan pembangunan kalurahan. Ia berharap melalui kegiatan tersebut, anggota Bamuskal mampu menjalankan tugas dengan lebih baik dan profesional.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan tambahan pengetahuan dan pemahaman kepada anggota Bamuskal dalam menjalankan fungsi pengawasan, penyerapan aspirasi masyarakat, serta mendukung pembangunan kalurahan,” ungkap Tuwon Esmarjanto.
Kegiatan peningkatan kapasitas menghadirkan sejumlah pemateri, yaitu Hendri Sulistya selaku Pendamping Lokal Desa (PLD) Kapanewon Panjatan, Endang Pujiati selaku Pendamping Desa Kapanewon Panjatan, serta Muhammad Alfian Ardi Nugroho selaku Pendamping Desa Kapanewon Pengasih.
Dalam pemaparannya, Hendri Sulistya menyampaikan materi mengenai peran strategis Bamuskal dalam penyelenggaraan pemerintahan kalurahan. Ia menjelaskan bahwa Bamuskal merupakan lembaga yang memiliki fungsi penting dalam membahas dan menyepakati peraturan kalurahan bersama lurah, menampung aspirasi masyarakat, serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan kalurahan.
Menurut Hendri, anggota Bamuskal perlu memahami tugas pokok dan fungsi secara menyeluruh agar dapat menjalankan amanah masyarakat dengan baik. Selain itu, komunikasi dan koordinasi antara pemerintah kalurahan dan Bamuskal juga harus terus dibangun demi terciptanya pemerintahan yang harmonis dan pembangunan yang tepat sasaran.
“Sinergi antara pemerintah kalurahan dan Bamuskal menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Karena itu, kapasitas anggota Bamuskal perlu terus ditingkatkan,” jelas Hendri Sulistya.
Sementara itu, Endang Pujiati menekankan pentingnya pemahaman regulasi dan administrasi pemerintahan bagi anggota Bamuskal. Menurutnya, perkembangan aturan yang terus berubah menuntut anggota Bamuskal untuk selalu meningkatkan pengetahuan agar mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengingatkan bahwa Bamuskal memiliki tanggung jawab dalam menjaga aspirasi masyarakat serta mengawal pelaksanaan program pembangunan agar berjalan secara transparan dan akuntabel.
Di sisi lain, Muhammad Alfian Ardi Nugroho menyampaikan materi terkait pentingnya musyawarah kalurahan sebagai forum pengambilan keputusan bersama. Ia menjelaskan bahwa musyawarah menjadi ruang strategis dalam menentukan arah pembangunan dan penyusunan program prioritas berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, peran aktif Bamuskal dalam musyawarah sangat diperlukan agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik dan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan kalurahan.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab bersama para pemateri terkait berbagai persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas Bamuskal di lapangan.
Melalui kegiatan peningkatan kapasitas tersebut diharapkan anggota Bamuskal Kalurahan Gotakan semakin memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mendukung tata kelola pemerintahan kalurahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama antara pemerintah kalurahan dan Bamuskal dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Pemerintah Kalurahan Gotakan bersama Bamuskal berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan melalui penguatan kelembagaan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia demi terciptanya pemerintahan kalurahan yang semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Komentar
Posting Komentar